Sekretaris Jenderal - ISMKI

Bertanggung jawab atas pengelolaan keseluruhan organisasi, memastikan implementasi visi dan misi ISMKI, serta mengoordinasikan inisiatif strategis

Sekretaris Jenderal ISMKI adalah pemimpin eksekutif tertinggi yang bertanggung jawab atas pengelolaan keseluruhan organisasi, memastikan implementasi visi dan misi ISMKI, serta mengoordinasikan inisiatif strategis. Sekretaris Jenderal memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan, manajemen internal, serta representasi eksternal guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan ISMKI.

 

Dengan fokus pada kepemimpinan, strategi, dan tata kelola, Sekretaris Jenderal ISMKI memastikan organisasi berjalan secara efektif dan terus berkembang sesuai dengan misinya.

Tentang Kami

Peran & Tanggung Jawab:

Kepemimpinan & Tata Kelola Organisasi

Memimpin jajaran eksekutif ISMKI, menetapkan arah strategis, dan memastikan tata kelola yang efektif.

Mengawasi pelaksanaan program dan kebijakan ISMKI serta memastikan keselarasan dengan tujuan jangka panjang organisasi.

Memfasilitasi kerja sama antarbidang guna meningkatkan efisiensi organisasi.

Mewakili ISMKI di forum nasional maupun internasional, membangun hubungan dengan pemangku kepentingan, serta mengadvokasi kepentingan organisasi.

Mengatasi tantangan, mengambil keputusan strategis, dan memastikan manajemen krisis yang efektif.

Mengembangkan inisiatif yang meningkatkan dampak, keberlanjutan, dan perkembangan ISMKI secara berkelanjutan.

 

Affiliations

Muhammad Alfiri Rahman

Regional Coordinator (Region 2)

Region 2

Muhammad Arief Wakhyunadi

Regional Coordinator

Region 1

Alyssalma Callista Widiaputri

Region 3 Coordinator

Region 3

Muhammad Hanif Muthahhari Ridwan

Region 4 Coordinator

Region 4

Berita Terbaru dari:

ISMKI

Semarang, 25 Januari 2026 – Buku Broken Strings tengah menjadi perbincangan luas di media sosial dan komunitas literasi. Karya ini

Oleh Ketut Suda Gandhi Wibawa Gambar 1. Grand Final Pemilihan Duta Mahasiswa Kedokteran Indonesia 2025 Minggu, 9 November 2025, terlaksana

Fenomena bullying di lingkungan kampus kembali menjadi sorotan publik setelah banyak nya beredar di media sosial terkait mahasiswa yang mengalami